“Pulang ke Kampung Halaman”

Standar

Setelah beberapa bulan aku tak menginjakkan kaki di kampung halaman tercinta, setelah merantau ke kota Jogja, terbang ke Makassar ikut PIMNAS XXIV di UNHAS dan melancong ke Bima NTB untuk KKN (Kuliah Kerja Nyata), saya kembali bisa mengarungi teluk Jakarta dan perairan Kepulauan Seribu, memandangi luasnya lautan, mengintip ombak yg bekejaran, menyapa gugusan Pulau Seribu, mengintip pasir putih dan pohon2 serta rumah yang bejejeran di tepi pantai dan akhirnya menginjakkan kaki di kampung halaman ku tercinta Pulau Tidung selama sekitar 2 jam perjalanan. Inilah kampung halamanku Pulau Tidung, pulau yang berada di kawasan gugusan pulau di Kepulauan Seribu yang merupakan kabupaten yang cukup baru di Jakarta. Luasnya hanya sekitar 112 Ha dengan bentuk pulau yang memanjang dari timur ke barat, dengan masyarakatnya yang mayoritas muslim.


Aku pun tak menyia-nyiakan kesempatan emas ketika berada di kampung halaman. Hal utama yang aku lakukan adalah mencium tangan ayah dan ibunda, nenek dan orang2 yang ku hormati, selanjutnya silaturrahmi ke rumah saudara dan sahabat. Hal lain yang juga penting adalah bergabung dengan teman2 FMKS (Forum Mahasiswa Kepulauan Seribu), ketika itu kebetulan akan ada kegiatan “Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim” bekerja sama dengan CNOOC yang merupakan perusahaan minyak di Kepulauan Seribu. Ini merupakan kesempatan yang langka, karna jarak aku yang jauh di Jogja tidak memungkinkan untuk bisa bersama bergabung dengan teman2 FMKS di Jakarta. Selain itu, berkumpul kembali dengan teman2 MI Al Islah Islamiyah, MTs Negeri 26 Pulau Tidung dan MA Negeri 11 Jakarta adalah hal yang ku nanti. Disini aku bisa saling berbagi cerita dengan teman2; canda, tawa dan senyuman yang terpancar dari kami adalah merupakan suatu ungkapan rindu dan eratnya persahabatan kami, yaaaah walaupun tidak bisa hadir semua..tapi sebagian saja sudah mewakili lah,hehehe….
Hal lain yang harus dan harus aku lakuin adalah mengunjungi tempat2 di sekitar kampung halamanku. Pantai adalah salah satunya yang wajib aku tengok, baik pantai di sebelah selatan, timur, barat maupun sebelah utara. Pantai di sebelah timur (biasa orang pulau menyebutnya dengan “tanjungan”) merupakan pantai yang paling bagus karna disana ada hamparan pasir putih, air laut yang jernih, laut yang beda2 kedalamannya dari yang dangkal sampai yang dalam, jejeran pohon kelapa, dan satu lagi yang merupakan ciri khas diwilayah ini yaitu jembatan (pengunjung bilang sih “Jembatan Cinta”) dengan panjang sekitar 700 m yang menghubungkan antara pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil. Nah, yang menggelitik kenapa namanya Jembatan Cinta??? Ah ga tau lah, mungkin karna menyatukan dua pulau yang berseberangann atau karena sebagian besar yang berkunjung kesana adalah remaja yang sedang jatuh cinta…mungki saja! Atau ada alasan lain??? Wah, cari tau sendiri aja deh,hehe…
Selama di Pulau Tidung juga ada kegiatan yang aku lakuin kayak pengunjung/wisatawan pada umumnya, hehehe..apalagi kalau bukan mancing, snorkeling dan makan ikan. Waktu itu kebetulan aku ke sekitaran Pulau Payung yang waktu jarak tempuhnya nya sekitar 15 menit naik kapal dari Pulau Tidung. Disana karang2nya masih cukup bagus, ikan juga lumayan banyak serta pasir putihnya yang masih bersih.
Bagi siapa saja yang penasaran dan tertarik dengan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, yaaaah langsung ajalah berkunjung kesini…bebarapa tahun belakangan ini, Pulau Tidung lg ramainya dikunjungi. Info aja ni, klo tiap akhir pekan pengunjung yang kesana bisa mencapai labih dari ribuan orang. Pernah capai 4.000 pengunjung pas libur panjang ato tahun baru. Pulau Tidung memang beberapa tahun belakangan jadi Pulau Wisata keluarga bagi warga Jakarta dan sekitarnya karena harga yang tidak terlalu mahal. Mungkin ini info yang cukup penting buat yang mau kesana: tiket kapal Rp 40.000/org, penginapan Rp 450.000/rmh/mlm, makan Rp 45.000/org/3xMkn, sepeda Rp 15.000/hari, snorkeling Rp 35.000.

7 thoughts on ““Pulang ke Kampung Halaman”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s