Kapal Pemuda Nusantara mendidik pemuda untuk cinta bahari dan Indonesia

IMG-20151001-WA0003
Standar

Rabu, 26 Agustus 2015 ratusan pemuda-pemudi dari berbagai provinsi mulai berdatangan ke JICT Tanjung Priok Jakarta Utara. Pakaian hitam putih rapih dan beberapa memakai jas kontingen menunjukan bahwa pemuda-pemudi pilihan yang dirindukan bangsa sebagai pemimpin masa depan nantinya. Satu per satu mengisi daftar hadir, melengkapi biodata dan diberikan kebutuhan selama acara, dan perlahan menaiki anak tangga masuk ke dalam kapal kebanggaan karya anak bangsa ini, KRI Teluk Bintuni 520.

Jpeg

Sebelum Naik KRI Teluk Bintuni 520

Suatu kebanggaan bisa berlayar bersama KRI Teluk Bintuni yang megah dan kokoh. Bukan sekedar berlayar, tapi peserta punya misi dalam program Kapal Pemuda Nusantara / Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (KPN/LNRPB) kerjasama TNI Angkatan Laut dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.  272 pemuda-pemudi pilihan rela mengarungi lautan demi memperoleh pengalaman berharga, belajar bersama dengan perbedaan adat istiadat. Panitia merangkai acara sedemikian rupa agar sarat makna dan pelajaran.

Jpeg

Helidek KRI Teluk Bintuni 520

Program ini mengajak peserta untuk lebih bersahabat dengan laut dan mencintai bahari. Program ini juga tentunya memiliki tujuan agar pemuda-pemudi pilihan menjadi termotivasi untuk membangun kelautan dan bangsa Indonesia secara umum. Sesuai bagian dari mars Kapal Pemuda Nusantara yang berbunyi “marilah membangun kelautan untuk kejayaan bangsa masa depan”. Majulah pemuda Indonesia, lautan telah menanti karya mu wahai pemuda bahari.

Jpeg

Bersama Menpora dan Perwakilan IPNU

“Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”, itulah kalimat yel-yel yang terngiang ketika acara puncak Sail Tomini 2015 di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Acara tersebut sangat meriah terlebih dengan adanya parade kapal-kapal perang kebanggaan Indonesia dan partisipasi dari negara lain. Semua unsur pun menyemut khususnya masyarakat lokal sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap acara tersebut yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir Joko Widodo. Pembangunan di lokasi acara sangat pesat yang menunjukan keseriusan pemerintah dalam pemerataan pembangunan daerah khususnya pesisir. Karena Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang selayaknya bangsa ini membangun sektor bahari dan maritimnya. Kegiatan Sail Tomini dan sail yang lain memberikan harapan bagi maju nya bangsa Indonesia yang merambah ke pelosok tanah air.

Jpeg

Di atas KRI Teluk BIntuni 520

Selama perjalan sebulan dalam rangka Sail Tomini 2015, pemuda-pemudi pilihan diajak keliling ke beberapa pulau di nusantara, diantaranya Kota Baru, Pulau Siau, Pulau Tahuna, Pulau Melonguane, Ternate, Parigi Moutong dan Pulau Muna sebelum akhirnya kembali ke Jakarta. Sungguh pengalaman yang berharga dalam satu bulan mengarungi lautan mengunjungi 6 provinsi mulai dari DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Jpeg

Bersama Dansatgas dan Pemerintah Melonguane

Kota Baru, Kalimantan Selatan menjadi titik singgah pertama, dimana selama dua hari bisa mengenal potensi wisata bahari disana, aktivitas sosial dengan bersih pantai dan penanaman mangrove, dan menikmati seni budaya setempat. Titik singgah yang kedua adalah Pulau Siau, uniknya disana berkesempatan naik angkot dengan modifikasi sound system dan CCTV, mengunjungi pameran kabupaten dan keliling pulau. Selanjutnya singgah ke Pulau Tahuna dengan aktivitas berlibur di pantai serta menghadiri Festival Sangihe.

Pengalaman lain yang bermakna adalah ketika singgah di salah satu pulau terdepan Indonesia, yaitu Pulau Melonguane. Pulau tersebut sangat indah pemandangannya dan sebagai bentuk kepedulian lingkungan dengan kegiatan penanaman mangrove. Ternate menjadi pulau singgah sebelum akhirnya menuju lokasi puncak acara Sail Tomini 2015. Di Ternate berkesempatan berkunjung ke kesultanan disana, juga berlibur di salah satu pantai yang tidak kalah bagusnya. Beberapa hari di Ternate dimanfaatkan oleh peserta untuk berburu batu dan besi putih yang menjadi  oleh-oleh khas dari sana.

Jpeg

Belajar Membatik

Pada tanggal 14 September 2015 sebelum acara puncak, tibalah peserta di Parigi Moutong yang menjadi lokasi acara Sail Tomini. Kegiatan home stay menjadi penting untuk bisa hidup bersama masyarakat lokal dan belajar banyak hal di dalamnya. Kegiatan menarik lainnya juga tidak kalah seperti pesta kembang api dan lampion di Puncak Parigata tepat di atas lokasi acara puncak. Namun setelah acara puncak peserta pun harus kembali ke kapal untuk melanjutkan misi berikutnya. Tetesan air mata jatuh dari beberapa peserta ketika berpisah dengan orang tua angkatnya.

Jpeg

Bersama Orang Tua Angkat di Pelawa

Pulau Muna merupakan lokasi singgah terakhir sebelum akhirnya kembali ke Jakarta. Satu hari di pulau tersebut dimanfaatkan untuk membeli oleh-oleh khas dan berkunjung ke lokasi yang menjadi tempat wisata salah satunya adalah danau. Tanpa terasa waktu begitu cepat, perjalanan harus dilanjutkan menuju Jakarta. Selama perjalanan menuju Jakarta diisi dengan kegiatan keliling nusantara, penyelesaian projek proposal, dan lain-lain.

Jpeg

Bersama Partisipan Timor Leste

Jpeg

Bersama Partisipan Vietnam

Kegiatan keliling Nusantara dan malam pentas seni budaya dari seluruh provinsi dan partisipan negara tetangga memberikan warna yang berbeda. Peserta bisa mengenal lebih tentang kebudayaan dari seluruh provinsi di Indonesia juga beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Myanmar dan Timor Leste.

Jpeg

Perwakilan Banten dan NTB

Jpeg

Perwakilan Kalimantan Tengah

Jpeg

Panitia dari Perwakilan Jakarta

Jpeg

Pendamping dari Papua

Jpeg

Perwakilan Timor Leste

Jpeg

Perwakilan DKI Jakarta

Jpeg

Pak Suprapto Kemenpora

Jpeg

Perwakilan Kemenpora

Jpeg

Perwakilan Jakarta

Jpeg

Perwakilan Sumatera Barat

Jpeg

Kelompok 2

Jpeg

Perwakilan Sulawesi Selatan

Jpeg

Perwakilan Sulawesi Tengah

Jpeg

Perwakilan BKKBN Sumatera Barat

Jpeg

Perwakilan Bengkulu

Jpeg

Jerwakilan Yogyakarta

Jpeg

Perwakilan Aceh

Jpeg

Perwakilan Jawa Tengah dan Papua

Jpeg

JPerwakilan Kalimantan Selatan

Jpeg

JPerwakilan Kalimantan Utara

Jpeg

Perwakilan Maluku

Pengalaman selama mengikuti program KPN/LNRPB begitu berharga, banyak materi yang diberikan mengenai potensi bahari, hidro-oseanografi, fotografi hingga membatik, serta motivation training dan juga materi lainnya. Apapun hal baik yang telah didapatkan dari program ini menjadi bekal untuk memotivasi dan menginspirasi diri untuk selalu lebih baik dan maju untuk membangun bahari. Pemuda harus siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan, bonus demografi untuk meraih Indonesia Emas. Semangat tanpa batas!

FB_IMG_1443875457975

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s